Andalasinfo.com, TEL AVIV — Israel meluncurkan serangan “preemtif” terhadap Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya, Sabtu (28/2/2026).
Kementerian Pertahanan Israel dalam siaran pers menyatakan serangan tersebut dilakukan untuk menghilangkan ancaman terhadap negara.
“Israel meluncurkan serangan preemtif terhadap Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap negara,” demikian pernyataan resmi kementerian.
Sehubungan dengan langkah itu, Israel memperkirakan akan terjadi serangan balasan menggunakan rudal dan drone.
“Sesuai kewenangannya dan berdasarkan Undang-Undang Pertahanan Sipil, Kepala Pertahanan Israel Katz menandatangani perintah khusus yang menyatakan keadaan darurat di seluruh Israel,” lanjut pernyataan tersebut.
Pada hari yang sama, sirene serangan udara dilaporkan berbunyi di Tel Aviv untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama. Warga diperintahkan segera menuju tempat perlindungan.
Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel juga mengirimkan pesan kepada seluruh warga agar tetap berada di dekat tempat perlindungan mengingat situasi keamanan yang berkembang.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Iran terkait serangan tersebut.
Leave a Reply