Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Rumah di Semarang, Saksi Ungkap Kronologinya

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Rumah di Semarang, Saksi Ungkap Kronologinya
Garis polisi terpasang di rumah yang terbakar di tepi Jalan Karang Panas, Kota Semarang, Minggu (1/3/2026) (Daerah/Fitroh Nurikhsan)

Andalasinfo.com, SEMARANG — Kepolisian mengungkap bahwa kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di tepi Jalan Karang Panas, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, diduga berawal dari puntung rokok. Insiden ini menewaskan seorang warga lansia bernama Wahyono, 94, yang terjebak di dalam kamarnya.

Kapolsek Candisari, Iptu Rudi Amzah, menyatakan dugaan sementara peristiwa kebakaran tersebut dipicu puntung rokok yang berada di kamar pemilik rumah bernama Wahyono.

“Njih, betul dugaan penyebab kebakaran karena puntung rokok. Kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB,” ujar Iptu Amzah saat dikonfirmasi Espos, Minggu (1/3/2026). 

Saksi hidup sekaligus menantu korban, Maryono Subroto membeberkan kronologi kebakaran yang menghanguskan rumah tersebut. Saat kejadian, dia bersama istrinya tengah tertidur di kamar bagian belakang.

Dia lalu terbangun setelah mendengar teriakan warga ada kebakaran dari luar rumah. Maryono kemudian membangunkan istrinya dan langsung bergegas ke luar rumah.

“Orang tua istri saya tidur di kamar depan sendirian. Saat kejadian saya tidur di belakang. Biasanya selepas sahur saya nggak tidur, menunggu pagi untuk bekerja. Berhubung hari Minggu, saya sama istri istirahat di kamar belakang,” ujar Subroto.

Subroto juga sempat mengambil air untuk memadamkan api yang menjalar bagian atas kamar mertuanya. Namun dia sadar upaya itu akan sia-sia dikarenakan kobaran api sudah terlanjur membesar. 

“Saya masuk ke kamar, saya melihat kasurnya sudah terbakar. Orang tua istri saya sudah berada di lantai, saya berupaya mengeluarkan dengan cara menyeret agar bisa keluar dari kamar,” ungkapnya.

Subroto menambahkan jika mertuanya masih bernapas meski mengalami luka bakar. Korban kemudian dipindahkan ke rumah tetangga yang lebih aman untuk mendapatkan pertolongan.

Sebelum bantuan medis tiba, Wahyono dinyatakan meninggal dunia. Kondisi tubuhnya mengalami luka bakar cukup serius hampir di sekujur tubuh.

“Terus terang saya juga saat kejadian pusing sekali karena banyak menghirup asap. Saya nggak bisa mikir apa-apa, luka bakar mertuanya saya nggak lihat seberapa banyak. Tapi kasurnya hangus terbakar,” tandasnya.

Leave a Reply