Angkutan Motor Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Bisa di Stasiun Purwosari Solo

Angkutan Motor Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Bisa di Stasiun Purwosari Solo
Ilustrasi kendaraan yang akan dikirim dalam program angkutan motor gratis atau motis Lebaran di Stasiun Purwosari, Solo. (Dok Daerah)

Andalasinfo.com, SOLO – Program Motor Gratis (Motis) Angkutan Lebaran 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan resmi membuka pendaftaran mulai Minggu (1/3/2026). Stasiun Purwosari kembali menjadi titik sentral pelayanan bagi warga Solo yang ingin memanfaatkan fasilitas ini.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan untuk wilayah Solo, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Motis Selatan relasi Madiun-Kampung Bandan yang melintasi dan berhenti di Stasiun Purwosari.

“Program ini menjadi solusi bagi pemudik agar tetap bisa menggunakan sepeda motor di kampung halaman tanpa harus menempuh perjalanan jauh di jalan raya yang berisiko tinggi,” kata Feni melalui keterangan tertulis yang diterima Espos, Senin (2/3/2026).

Lebih lanjut, Feni menerangkan masyarakat Solo yang ingin mengikuti program Motis dan berangkat dari Stasiun Purwosari, terdapat dua jadwal utama. Kereta api dengan nomor perjalanan KA 7712 dijadwalkan berangkat pada pukul 18.37 WIB, sedangkan untuk jadwal pagi, ada KA 7711 yang berangkat pukul 06.55 WIB.

Sementara itu, selain di Solo, layanan Motis juga tersedia di wilayah Daop 6 lainnya melalui Stasiun Lempuyangan Yogyakarta dengan jadwal keberangkatan KA 7707 pukul 19.30 WIB dan KA 7709 pukul 09.20 WIB.

Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Namun, bagi yang lebih nyaman mendaftar secara langsung, KAI menyediakan posko pendaftaran luring di Stasiun Purwosari yang beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB sepanjang periode 1-29 Maret 2026.

Pemerintah menetapkan aturan main yang cukup ketat agar program ini berjalan tertib dan tepat sasaran. Setiap peserta Motis Angkutan Lebaran 2026, lanjut Feni, wajib mendaftar secara resmi dan dipastikan tidak sedang terdaftar dalam program mudik gratis lainnya dari instansi mana pun.

Ketegasan juga diberlakukan bagi pendaftar yang sudah terverifikasi; apabila mereka membatalkan secara sepihak, yang bersangkutan akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti program serupa pada tahun mendatang.

Persyaratan Teknis

Mengenai persyaratan teknis, calon peserta harus menyiapkan dokumen asli berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), serta SIM C. Untuk unit kendaraan, sepeda motor yang dapat diangkut dibatasi maksimal berkapasitas mesin 200 CC.

“Menariknya, setiap satu unit motor yang terdaftar memberikan hak bagi pemiliknya untuk membeli maksimal dua tiket penumpang dewasa dan satu tiket untuk anak di bawah usia tiga tahun,” jelasnya.

Nama penumpang harus selaras dengan data peserta yang terdaftar, dan penumpang tambahan wajib berada dalam satu Kartu Keluarga yang sama. Perlu dicatat, tiket yang sudah dibeli melalui skema Motis ini tidak dapat dibatalkan, diubah jadwalnya, maupun dialihkan namanya ke orang lain.

Bagi warga Solo yang memilih daftar secara daring, Feni meminta untuk segera mendatangi posko pendaftaran di Stasiun Purwosari guna melakukan verifikasi fisik sesuai waktu yang ditentukan agar data tidak terhapus secara otomatis oleh sistem.

Jika peserta hanya menitipkan motor tanpa membeli tiket kereta api, mereka wajib menunjukkan bukti perjalanan dengan moda transportasi lain sebagai syarat sah. “Proses penyerahan motor sendiri dilakukan paling lambat satu hari sebelum tanggal keberangkatan kereta. Saat menyerahkan kendaraan, peserta wajib mengosongkan tangki BBM dan dilarang menitipkan aksesori seperti helm maupun kaca spion,” tambahnya.

Meskipun pengiriman motor ini gratis, peserta akan tetap dikenakan biaya parkir resmi di stasiun asal maupun tujuan sesuai tarif yang berlaku. Daop 6 juga menekankan seluruh petugas dilarang menerima tip dalam bentuk apa pun dari peserta.

“Kami menyarankan agar warga Solo segera melakukan pendaftaran di awal waktu guna menghindari kehabisan kuota yang biasanya sangat diminati. Dengan program ini, diharapkan beban lalu lintas jalan raya selama masa Lebaran 2026 dapat berkurang signifikan,” tegasnya.

Leave a Reply